Kisah Deretan Tembok Tua Polsek Lasem

Cobalah engkau berkata padaku,

Cobalah engkau berkisah untukku,

Aku menyapamu dalam diam,

Aku menegurmu dalam sepi,

Entah engkau ini bisu,

Ataukah aku yang gila?

Ah, maklumlah,

Engkau hanya nampak sok tegar,

Berdiri dalam keretakan,

Badanmu yang mulai lusuh,

Mau sampai kapan engkau begini?

Berdiri di kala terik,

Terdiam di kala kelam,

Namun ‘ku kagum padamu, kawan,

Engkau selalu pasrah dan pasrah,

Saat kawanmu memandangmu penuh ejek,

Kawanmu tergempur,

Perlahan ambruk terkulai,

Dan engkau?

Tetap tegar berdiri walau angin perlahan menerpa…

 

(Lasem, 04.02.14)

Iklan

Tentang gilangsuryas

ndang nuliso sak urunge nulis iku dilarang!
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s