Jembatan Babagan

Berbulan-bulan yang lalu,

Aku mengenalmu sepeti awal ‘ku melihatmu,

Sempit nan usang,

Sepekan yang lalu,

Aku masih melihatmu dalam benahan,

‘Tuk korbankan dirimu yang dulu,

‘Tuk megahkan dirimu sekarang,

Kini, engkau tampak asing,

Lebar, megah, tak usang lagi,

Namun ‘ku tetap saja mengenalmu,

Entah berbulan-bulan yang lalu,

Entah sepekan yang lalu,

Entah kini,

Engkau tetaplah engkau,

Jembatan Babagan,

Engkau saksi bisu sejarah Lasem-ku…

 

(Lasem, 03.11.13)

Iklan

Tentang gilangsuryas

ndang nuliso sak urunge nulis iku dilarang!
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s