Merak dan Trenggiling di Rembang Terancam Punah

BERITA REMBANG

Rembang, CyberNews. Sejumlah jenis satwa seperti burung merak dan trenggiling di kawasan hutan Kabupaten Rembang terancam punah menyusul ancaman perburuan liar dan kerusakan hutan akibat pembalakan liar. Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan Ir Hendi Satiarto MM menyebutkan, jumlah kedua satwa langka itu kini hanya tinggal seratusan saja.

“Kami terus melakukan upaya perlindungan satwa langka seperti burung merak dan trenggiling yang saat ini semakin sulit dijumpai lagi,” terangnya, Minggu (20/2).

Data triwulan kedua Tahun 2010 KPH Mantingan menyebutkan, jumlah burung merak yang terpantau kini tak lebih 60 ekor saja. Jumlah terbanyak, lanjut dia, berada di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Demaan (26), Ngiri (16) dan Medang (14). “Sedangkan trenggiling semakin sulit ditemui. Jumlah perjumpaan satwa ini diliar hutan kawasan KPH lainnya di Kabupaten Rembang,” ujarnya.

Hendi menambahkan, kedua jenis satwa itu menurut acuan appendix II CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora), dikategorikan…

Lihat pos aslinya 112 kata lagi

Iklan

Tentang gilangsuryas

ndang nuliso sak urunge nulis iku dilarang!
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s